Relevansi Pendidikan Modern Dikaji Berdasarkan Ayat Tematik Pendidikan
(Telaah QS. Al-'Alaq: 1-5, QS. Luqman: 12-19, QS. Al-Kahfi, QS. An-Nahl: 78, dan QS. Az-Zumar: 9)
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan konsep pendidikan yang terkandung dalam ayat-ayat tematik al-Qur'an guna membangun landasan teoretis pendidikan Islam yang integratif dan komprehensif. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan dengan metode analisis data menggunakan analisis tematik model tafsir maudhu'i. Hasil kajian menunjukkan lima konsep fundamental yang saling terintegrasi. QS.Al-'Alaq/96:1-5 menegaskan bahwa awal proses pendidikan bertumpu pada literasi (membaca dan menulis) yang mengintegrasikan ilmu dan iman secara sistematis. QS.Luqman/31:12-19 menyajikan model pendidikan keluarga berbasis kasih sayang yang menempatkan tauhid sebagai fondasi utama dalam pendidikan karakter. Kisah Musa dan Khidr dalam Al-Kahfi merepresentasikan model pembelajaran eksperiensial yang mensyaratkan kesabaran, kerendahan hati, dan keterbukaan intelektual dalam proses mencari ilmu. Dimensi epistemologi, QS.An-Nahl/16:78 membangun landasan teoretis melalui pemanfaatan tiga sumber pengetahuan, yaitu pendengaran, penglihatan, dan hati untuk membentuk manusia yang bersyukur. Terakhir, QS.Az-Zumar/39:9 memberikan landasan motivasional dengan menegaskan keunggulan orang berilmu serta melegitimasi status ulama dalam sistem meritokrasi Islam.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Gusnita, Kadar M Yusuf

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




