ALBAHRU https://jurnal.mgmp-paikepri.org/index.php/albahru <p><strong>ALBAHRU</strong>: Jurnal ilmiah pendidikan agama Islam diterbikan oleh Musyawah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kepulauan Riau (MGMP PAI KEPRI). Jurnal ini menerika naskah artikel yang memuat kajian tentang studi Islam, pendidikan agama Islam dan ilmu pendidikan. ALBAHRU terbit dua periode, yakni Januari-Juni dan Juli-Desember.</p> MGMP PAI KEPRI id-ID ALBAHRU 2961-7715 Mengenal Makna Tafsir, Takwil dan Terjemah dalam Upaya Memahami Al-Qur’an https://jurnal.mgmp-paikepri.org/index.php/albahru/article/view/64 <p>Al Qur`an merupakan petunjuk bagi seluruh umat manusia yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril dalam bahasa Arab, sehingga dalam memahami makna dan kandungannya kita memerlukan pemahaman terhadap arti dari setiap lafaznya. Karenanya, makalah ini difokuskan pada pembahasan tentang pengertian tafsir, takwil dan terjemah, dengan tujuan untuk mengetahui dan memahami makna yang terkandung dalam ayat Al Qur’an secara komprehensif. Dari analisis data melalui metode kajian pustaka, ditemukan bahwa upaya penafsiran terhadap ayat-ayat Al Qur’an harus dipandang sebagai sesuatu yang niscaya, demi memposisikan Al Qur’an sebagai pedoman hidup bagi umatnya yang sesuai dengan kondisi, situasi apapun dan dimanapun sesuai dengan zamannya. Oleh karena itu diperlukan kaidah-kaidah dan disiplin keilmuan yang tepat sehingga tidak mengurangi makna yang terkandung di dalamnya.</p> Tutik Haryanti Kadar M.Yusuf Hak Cipta (c) 2026 Tutik Haryanti, Kadar M.Yusuf https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-06-11 2026-06-11 5 1 Peran Pendidik dan Peserta didik dalam Al-qur'an https://jurnal.mgmp-paikepri.org/index.php/albahru/article/view/67 <p style="text-align: justify;">Artikel ini mengkaji peran pendidik dan peserta didik dalam perspektif Al-Qur'an melalui pendekatan analisis tematik (<em>maudhu'i</em>). Di tengah tantangan modernitas yang cenderung sekuler dan materialistik, penelitian ini bertujuan untuk menggali kembali landasan Qur'ani dalam sistem pendidikan guna membentuk <em>insan kamil</em> yang memiliki keseimbangan antara iman, ilmu, dan akhlak mulia. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan studi kepustakaan, di mana Al-Qur'an dijadikan sebagai sumber primer. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidik dalam Islam idealnya memiliki peran sebagai <em>mu'allim</em> (pengajar), <em>murabbi</em> (pendidik), <em>mudarris</em> (pembelajar), dan <em>mu'addib</em> (penanam adab). Peserta didik diposisikan tidak hanya sebagai objek, tetapi sebagai subjek aktif yang dituntut memiliki etika, tanggung jawab, dan semangat dalam menuntut ilmu. Interaksi edukatif yang ideal antara pendidik dan peserta didik dalam Al-Qur'an dibangun atas dasar kasih sayang (<em>rahmah</em>), keikhlasan, serta dialogis yang demokratis. Konsep pendidikan Qur'ani menawarkan solusi transformatif bagi pendidikan Islam kontemporer yang relevan untuk diintegrasikan dalam pengembangan sistem pendidikan masa kini.</p> Fitra Kadar M Yusuf Hak Cipta (c) 2026 Fitra, Kadar M Yusuf https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-06-11 2026-06-11 5 1 Rekonstruksi Administrasi Dan Supervisi Pendidikan Islam https://jurnal.mgmp-paikepri.org/index.php/albahru/article/view/65 <p>Administrasi pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam pengelolaan lembaga pendidikan yang bertujuan untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efisien. Artikel rekosntruksi ini bertujuan untuk mengkaji merekonstruksi kembali konsep administrasi pendidikan Islam, hubungan administrasi dan manajemen pendidikan, prinsip-prinsip, tujuan, fungsi, serta ruang lingkup administrasi pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa administrasi pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan tata usaha, tetapi mencakup pengelolaan seluruh sumber daya pendidikan secara sistematis. Administrasi pendidikan yang baik akan mendukung terciptanya proses pendidikan yang berkualitas serta mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.</p> Darimus Darimus Hak Cipta (c) 2026 Darimus Darimus https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-06-11 2026-06-11 5 1 Relevansi Pendidikan Modern Dikaji Berdasarkan Ayat Tematik Pendidikan https://jurnal.mgmp-paikepri.org/index.php/albahru/article/view/68 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan konsep pendidikan yang terkandung dalam ayat-ayat tematik al-Qur'an guna membangun landasan teoretis pendidikan Islam yang integratif dan komprehensif. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan dengan metode analisis data menggunakan analisis tematik model tafsir maudhu'i. Hasil kajian menunjukkan lima konsep fundamental yang saling terintegrasi. QS.Al-'Alaq/96:1-5 menegaskan bahwa awal proses pendidikan bertumpu pada literasi (membaca dan menulis) yang mengintegrasikan ilmu dan iman secara sistematis. QS.Luqman/31:12-19 menyajikan model pendidikan keluarga berbasis kasih sayang yang menempatkan tauhid sebagai fondasi utama dalam pendidikan karakter. Kisah Musa dan Khidr dalam Al-Kahfi merepresentasikan model pembelajaran eksperiensial yang mensyaratkan kesabaran, kerendahan hati, dan keterbukaan intelektual dalam proses mencari ilmu. Dimensi epistemologi, QS.An-Nahl/16:78 membangun landasan teoretis melalui pemanfaatan tiga sumber pengetahuan, yaitu pendengaran, penglihatan, dan hati untuk membentuk manusia yang bersyukur. Terakhir, QS.Az-Zumar/39:9 memberikan landasan motivasional dengan menegaskan keunggulan orang berilmu serta melegitimasi status ulama dalam sistem meritokrasi Islam.</p> Gusnita Kadar M Yusuf Hak Cipta (c) 2026 Gusnita, Kadar M Yusuf https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-06-11 2026-06-11 5 1 Pencegahan Korupsi, Gratifikasi, dan Penyalahgunaan Wewenang dalam Dunia Pendidikan Islam https://jurnal.mgmp-paikepri.org/index.php/albahru/article/view/66 <p>Korupsi dalam dunia pendidikan Islam merupakan permasalahan serius yang berdampak pada menurunnya kualitas pendidikan Islam, lemahnya integritas, serta munculnya ketimpangan akses pendidikan Islam. Praktik korupsi seperti penyalahgunaan dana pendidikan Islam, gratifikasi, dan penyalahgunaan wewenang menunjukkan belum optimalnya sistem pengelolaan pendidikan Islam yang transparan dan akuntabel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk korupsi dalam dunia pendidikan Islam serta merumuskan strategi pencegahannya melalui pendekatan tauhid sosial. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur terhadap berbagai sumber relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa korupsi dalam pendidikan Islam tidak hanya berdampak pada aspek administratif, tetapi juga membentuk budaya negatif yang merusak karakter peserta didik. Gratifikasi dan penyalahgunaan wewenang turut memperparah kondisi tersebut dengan menciptakan ketidakadilan dan menurunkan profesionalitas lembaga pendidikan Islam. Oleh karena itu, strategi pencegahan korupsi dapat dilakukan melalui integrasi nilai tauhid sosial dalam kurikulum, pembentukan budaya sekolah yang berintegritas, peningkatan transparansi dan akuntabilitas, serta penguatan sistem pengawasan.</p> Wilda Yatun Uyun Haris Riadi Hesty Kania Hak Cipta (c) 2026 Wilda Yatun Uyun, Haris Riadi, Hesty Kania https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-06-11 2026-06-11 5 1